RSS

Never Alone

03 Okt

Nah, pemikiran kali ini adalah mengenai sebuah kalimat “Never Alone“, mungkin tidak asing di telinga pembaca dan pasti telah banyak yang tahu arti dari kata tersebut bahkan mungkin banyak artikel yang serupa. Sebuah kalimat yang mungkin sangat simple tetapi memiliki banyak makna. Tiap orang bisa mengartikannya secara berbeda sesuai sudut pandang yang dipakai. b6a6c4f4c50d7585b5801ada414caa33

Pemikiran mengangkat artikel ini muncul dari sebuah Judul Lagu “Never Alone” dari Ladu Antebellum, Merupakan lagu yang memiliki makna yang dalam dan memberikan banyak arti. Mungkin terdengan agak sedih ketika didengarkan, tapi memiliki arti yang dalam.

Kebalikan dari “Never Alone” adalah “Alone“, ya mudah saja tinggal menghilanggkan never-nya, tapi  banyak orang yang mengalami hal ini. Rasa kesendirian muncul ketika seseorang merngarapkan suatu perhatian namun faktanya terjadi hal sebaliknya, merasa tidak ada yang peduli terhadap apa yang dilakukannya, berpikir telalu berlebihan dan bahkan muncul seketika ketika gelisah atau galau.

Kadang kita mengalami kesendirian. Hidup terasa hampa, tidak ada yang memperdulikan kita. Itu sesuatu yang wajar bagi manusia. Saya pribadi pun pernah mengalami hal itu, dan bahkan akhir-akhir ini sering terjadi hal seperti itu, bahkan semua orang pasti dan pernah mengalami fase ini. Tapi bangkit dan berdiri kembali adalah jalan yang dipilih, karena merasa sendiri berlarut-larut tidaklah baik bagi pribadi kita. Ya, mungkin salah satu alasan tambahannya adalah hal itu.

Kesendiriaan atau kehampaan ini berasal dari “merasa”. Kok bisa? iya sangat bisa karena manusia awalnya adalah “merasa” dan dilajutkan dengan “berpikir”. Perasan lebih dahulu berfungsi sebelum pikiran. Bukan berarti sebelumya tidak pernah berpikir lho yaa…. 😛

Nah, perasaan-perasaan itu muncul terlebih dahulu yang membuat pemikiran menjadi berlebihan seperti “Lho kok g ada yang ngertiin aku yaa?”, “Lho kok dia g ada perhatian sama aku ya?”, “lho kok g ada yang perduli sama aku ya?” dan akhirnya dunia penuh dengan kata “Lhooo???”. Betul tidak?? Namun perasaan-perasaan seperti itu bukanlah sesuatu yang harus ditolak, karena sesunguhnya hal tersebut membuat kita berhenti sejenak untuk merenung  bahwa kita benar-benar membutuhkan Sang Pencipta.

Apa yang kita rasa belum tentu benar adanya, ketika kau sudah tenang dan positif kau akan mampu menemukan jawabanya. Dunia akan berubah menjadi penuh kata “Ohh..sebenarnya mereka sangat peduli”, “Ohh.. ternyata dia sangat pengertian”, “Ohh.. ternyata ini untuk suprise ulang tahun?” yang terakhir mungkin sering terjadi secara nyata (hehehehe :D). Bahkan yang sangat mencenangkan adalah ketika kita mengetahui kalau seseorang yang kita anggap tidak peduli pada kita tapi pada kenyataanya berbeda, dan dunia menjadi “Ohhhh (besar).. ternyata dalam ketidakpeduliannya, ia meneylipkan nama dan mendoakan di setiap ibadahnya.

Bersyukurlah kalau diberi perhentian seperti itu untuk merenung, meskipun caranya tidak enak. Itu penghentian yang manis, apalagi ketika  perenunganmu membuat semakin dekat dengat Sang Pencipta. That way we balance, so the next time we not feel alone anymore and truly grateful. Ketika kita lebih paham, maka kita akan lebih tenang, menemukan hikmah yang lebih beasar dari suatu kejadian, menjadi lebih ikhlas, menjadi lebih damai, menjadi lebih menghargai usaha dan perhatian orang yang meluangkan waktu untuk kita karena waktu yang mereka lungkan tidak dapat diputar kembali.

Ooh iya, ada pesan dari penulis dari atikel kali ini, Ingat!! yang pertama dan paling utama “We Never Alone“. 😀

Saya ingin membagikan sedikit dari lirik lagu “Never Alone” dari Lady Antebellum

Well I have to be honest
As much as I wanted
I’m not gonna promise the cold winds won’t blow
So when hard times have found you
And your fears surround you
Wrap my love around you 
You’re never alone

Kalau kata upin ipin, “Allah kan ade,? Jom kitorang pegi sholat lepas tu kite do’a minta pada-Nye”.. betul betul betul ?? Betul tuh kata Upin Ipin, masih ada Allah, Tuhan kita smua.

“Apabila hamba-hamba-Ku bertanya tentang Aku, maka (jawablah) bahwasannya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang mendoakan apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Qs. Al-Baqarah [2]:186)

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 03/10/2014 in Islami, Motivation, Renungan

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: