RSS

Shodaqoh, Kenikmatan Tak Terhingga

23 Nov

Peristiwa ini berawal ketika aku mempunyai keinginan bekerja di salah satu kantor notaris di kota Gresik. Keinginan itu tercapai setelah ayahku memasukkan aku ke salah satu kantor notaris kenalan ayah.

Di situ awal mula perubahan kehidupanku, awalnya aku merasa tidak enak atau bahasa jawanya itu “sungkan” (hehehhehhee πŸ˜€ ) alias sunguh-sunguh mengharapkan πŸ˜› hehhehhehheee… udahan yaaaa bercandanya lanjuttt..enggg.. inggg.. enggg.. (kalau gak lucu ya pura-pura lucu aja ya?? hehehehee #sedikit memaksa :P)

Iya, aku mengalami perasaan canggung, mengapa? (mengapa ohhh… mengapaa?? hehehhehee πŸ˜› #aladangdut) ya karena kebanyakan pegawainya wanita semua dan lebih tua dari saya (maklum agak susah berinteraksi dengan wanita, hehehhehee πŸ˜› ) tapi ada satu orang lelaki ganteng yang sekarang sudah Almarhum beberapa minggu yang lalu 😦 .

Beliau bagaikan pembimbingku satu-satunya di kantor, dan dengan bimbingannya lambat laun aku sudah bisa menerima keadaan EXTREME itu ( lebai dikit gpp kan? hehehheheh ^^v ). Aku mulai bisa berinteraksi dengan pegawai wanita lainnya dan mulai mendapatkan banyak ilmu dan juga banyak permasalahan ter-utama banyaknya “BERKAS” yang dikejar DEAD-LINE 😦

Lambat laun cara kerjaku semakin cepat seiring dengan ilmu yang aku peroleh di kantor. Aku tidak memikirkan masalah gaji atapun upah yang akan aku peroleh karena aku bekerja untuk cari pengalaman alias magang. (padahal magang bisanya kan bayar? kalau aku gratis.. hehehhehehheee πŸ˜› ) tp bodohnya aku, aku selalu menyia-nyiakan pekerjaan alias magang ku dengan tidak masuk kerja dan lebih memilih memainkan game di laptop tercinta dan berbagai alasan lainnya agar aku pulang kerja lebih awal Β serta alasan-alasan lainnya.( bodoh banget kan aku? ya emang bodoh.. 😦 ) => (Gila ya ngomong sendiri?? emang gila.. hehehhee ) udaahh.. lanjuutt lagii.. hehhehehhee

Penyesalan mengahantui di belakang (padahal aku g takut hantu, ngapain ngikut di belakang aku? mungkin ngefans sama aku itu hantu hehehehhehee), akibat kesalahan-kesalahan yang aku perbuat. Aku mulai melakukan perunungan (bahasa jawanya semedi Β hehehhehhee :P) di rumah ke-dua. Evaluasi aku lakukan satu persatu dengan menata kembali sikapku dan aku siap dengan segala konsekuensi yang akan datang.Β ( di baca dengan mimik yang serius ya yag bergaris bawah, biar fellnya dapet,, hehehhhehe )

Suatu ketika, tepatnya hari jum’at. Hari yang penuh barokah itu, aku melaksanakan sholat jum’at di sekitar kediaman rumah ke-dua setelah bekerja setengah hari dengan intensitas pekerjaan yang WOW (hehehhee agak lebay.. πŸ˜› ). Setelah sholat selesai, aku mulai memanjatkan doa-doa kepada-Nya dan setelah itu aku bagaikan orang yang tak sadarkan diri. Aku bergerak secara tak sadar dan seakan ada seseorang yang menuntunku. Aku dituntun untuk menghampiri kotak amal yang ada di teras masjid itu. (ulangi lagi, di baca dengan ekspresi yang serius ya kata yang bergaris bawah, biar mendramatisir gitu.. ckckakakckkakakaaa πŸ˜› ) lanjuutttt mas bero mbag bero.. πŸ˜€

Tak sadar, aku membuka dompet yang hanya besisi Rp 55.000,- yang akan aku gunakan selama satu minggu kedepan untuk hidup di rumah ke-dua . Aku tak berpikir panjang (karena kurang sadar tadi.. hehehehhehe πŸ™‚ ) Aku memasukkan selembar uang Rp 5.000,- ke kotak amal itu dan langsung pergi meninggalkan masjid dan kembali ke rumah.

Saat perjalanan menuju kantor, aku mulai berpikir atas apa yang aku lakukan tadi. Berpikir bagaimana mengatur uang dan mencukupi hidup selama 1 minggu kedepan ( maklum, di rumah ke-dua aku hidup bagaikan seorang bujang alias sebatang kara bin sendirian.. hehehhehehe πŸ˜› ) dan acara ke rekreasi ke kota Malang yang pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Setiba di kantor, suasana masih terasa lenggang karena waktu istrahat memang belum habis. Aku melanjutkan pekerjaan yang belum terselesaikan sebelum jeda istirahat itu. Aku mengerjakan pekerjaan itu dengan giat (bahasanya anak kecil banget ya?? gpp agak leay dikit. hehehhehhehe :P) waktu berjalan tidak terasa bagiku. Jam pulangpun telah tiba (pulang tlah tiba…… pulang tlah tiba….hatiku gembira….. hehhehhee #gayatasyawaktumasibocah) , aku meminta ijin kepada pemilik kantor bahwa esok hari aku tidak bisa bekerja dengan alasan akan ke Malang (padahal rekreasi ke malang hehhehehee πŸ˜› ).

Mendegar penjelasan yang panjang lebar itu (apa yang dijelaskan panjang lebar? kan cuma minta ijin doang?? bener gak sih?? hehehhehhee ), pemilik kantor memberikian ijin kepadaku (dalam hati, alhamdulillah aasheeekk di ijinkan liburan.. hehehehhe πŸ˜€ ) tau ngak apa hal yang selanjutnya dilakukan pemilik kantor alias BOS ku tadi?? (engg.. inggg,, engggg.. hehehehheheh πŸ˜› ) apa hayooooo???

Ya, mungkin ini sudah di tebak oleh kawan-kawan pembaca sekalian. Aku mendapatkan sebuah Amplop yang terbungkus rapi. Ketika membuka amplop tersebut di kediamanku, betapa senangnya hati hamba mendapat ganjaran berkali-kali lipat dari shodaqoh yang ku lakukan beberapa jam yang lalu.

Sebuha kenikmatan yang sangat luar biasa bagiku, rasa syukurpun mengalir tanpa henti sejak kejadian itu. Banyak hikmah setelah kejadian itu terjadi, aku menjadi pribadi yang lebih mengerti apa arti Syukur dan Shodaqoh yang sesunggunya, bahwasannya setiap kita sodaoh bukan berarti harta kita berkurang dan semakin miskin. Melainkan dengan shodaqoh, kita akan menjad kaya, kaya hati, iman dan taqwa serta mengerti apa arti syukur yang sebenar-benarnya.

“Yuk kawan, kita mudahkan dan ringankan shodaqoh di hidup kita karena shodaqoh adalah adalah hal yang membawa berkah bagi kehidupan kita, dan jangan sulit bersodaqoh. Niscaya kebaikanmu akan berlipat-lipat dari apa yang engkau shodaqohkan”.
Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 23/11/2012 in Kisah Kehidupan, Selingan Bermakna

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

One response to “Shodaqoh, Kenikmatan Tak Terhingga

  1. mamah heru

    03/11/2014 at 23:43

    SEDIKIT SEDIKIT LAMA2 JADI BUKIT MENABUNG UNTUK AKHERAT TARGETNYA ADALAH IKHLASH BUKAN KUANTITAS

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: